News & Event

Tips Saat Mematikan Mesin Mobil

Mematikan mesin kendaraan secara terburu-buru pada saat memarkir kendaraan merupakan salah satu kebiasaan buruk pengemudi . Padahal kebiasaan buruk ini membawa dampak negatif di masa mendatang.

Pada saat ingin mematikan mesin jangan langsung memutar kontak ke posisi off dan menggeber-geber gas. Sebab hal ini sangat berpengaruh pada pelumasan mesin. Saat putaran tinggi mesin memerlukan pelumasan yang lebih baik. Tapi karena langsung dimatikan meskipun masih ada sisa oli pada dinding boring (rumah silinder), pelumasan menjadi berkurang. Jika sering dilakukan mesin akan aus atau jebol.

Keadaan mesin yang langsung dimatikan setelah digeber pada kecepatan tinggi adalah cara yang kurang tepat. Sebab saat itu dapur pacu baru saja bekerja keras dari menempuh perjalanan. Saat dalam keadaan mesin bertemperatur tinggi, tentu komponen di dalamnya masih mengembang, jika tiba-tiba dimatikan hal itu akan merusak dinding silinder.

Disamping itu juga mesin yang harus melakukan putaran tinggi secara terus menerus pasti mengalami stress. Kondisi ini membuat keadaan mesin belum stabil.

Kebiasaan mematikan mesin tiba-tiba sehabis melaju pada kecepatan tinggi dapat menyebabkan ring piston cepat aus. Selanjutnya merembet pada penurunan kompresi sehingga tenaga menjadi payah.

Maka untuk itu saat mematikan mesin, diamkan dulu putaran mesin idle beberapa saat sampai mesin benar benar dalam keadaan stationer. Setelah itu baru putar kunci kontak ke posisi off. (suk.030)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.