Artikel, Tips

Tips Agar Ban Mobil Awet : Hindari Membawa Beban Berlebih Saat Berkendara

Tips Agar Ban Mobil Kamu Awet yaitu hindari membawa beban berlebihan.

Masa pakai ban mobil memang berbeda-beda. Diantara sebabnya yaitu karena pemakaian, kondisi jalan, serta tekanan ban berpengaruh. Begitu pula halnya dengan beban yang dibawa oleh mobil. Ternyata hal tersebut juga memengaruhi keawetan ban.

Kalau mobil sering dibawa membawa beban berlebihan, masa pakai ban pasti lebih pendek. Beban yang berlebih membuat tekanan yang diterima ban lebih besar daripada kemampuan.

Jika hal tersebut sering terjadi, lambat laun ban bakal segera rusak karena strukturnya terganggu. Terlebih lagi jika mobil dipakai dengan beban berlebih di jalanan berkondisi buruk. Semakin cepatlah kerusakan ban terjadi.

Potensi kerusakan ban akan semakin besar jika membawa beban berat sekaligus lalai memerhatikan tekanan ban yang tepat. Bukan hanya rusak, ban rawan meletus ketika menabrak lubang. Berbahaya sekali.

Fakta tersebut menunjukkan beban berlebih bukan hanya membuat ban cepat rusak. Faktor keselamatan berkendara ikut terpengaruh. Ini contoh lainnya. Mobil yang overload pasti akan menyulitkan pengendalian. Pengereman pun tidak berjalan optimal. Alhasil, risiko mengalami kecelakaan cukup besar.

Oleh karena itu, pengemudi harus mampu menjaga beban yang dibawa kendaraannya tetap sesuai standar. Untuk mengetahuinya, kemampuan ban dalam menahan beban bisa dilihat melalui dua cara, yakni melihat load index ban serta daya angkut maksimal mobil.

Load index di ban merupakan indeks yang menunjukkan batas maksimum beban yang bisa ditanggung oleh ban. Indikatornya berupa angka yang tertera di sisi ban. Anda dapat dengan mudah melihatnya di ban mobil untuk tahu load index-nya.

Sebagai contoh Dunlop memakai angka load index terendah 76 dan tertinggi 160. Setiap angka berbeda menunjukkan kemampuan ban dalam menahan beban yang tertentu.

Misalnya load index 76 di ban Dunlop menunjukkan toleransi beban hingga 400 kg. Lalu load index 160 memperlihatkan kemampuan ban yang mampu menahan berat hingga 4,500 kg.

PERHATIKAN  DAYA ANGKUT KENDARAAN

Selain melihat load index, pengemudi dapat juga melihat beban maksimal kendaraan. Ini juga mudah ditemukan di buku petunjuk mobil. Di sana sering disebutkan berat beban kotor dan beban kosong kendaraan.

Dari situ, pengemudi akan tahu batas aman beban yang ditanggung oleh mobil. Hal tersebut sering disebut sebagai payload atau daya angkut kendaraan.

Untuk mengetahuinya, pengemudi tinggal mengurangi berat kotor kendaraan dengan berat kosong kendaraan. Hasilnya merupakan jumlah maksimal dalam kilogram yang bisa diangkut oleh sebuah mobil.

Kalau payload diketahui, pengemudi bisa memperkirakan beban yang ditanggung mobilnya berlebih atau tidak. Coba hitung berapa penumpang yang ada di dalam mobil. Lalu, taksir beban tambahan seperti aneka barang yang dibawa. Jumlahkan semuanya untuk tahu beban yang dibawa.

Jika masih di bawah payload, berarti beban mobil di bawah toleransi. Lain halnya jika sudah di atas payload. Bebannya harus dikurangi entah dengan meninggalkan barang bawaan atau mengurangi penumpang.

Perhatikan hal tersebut agar ban lebih awet. Bukan hanya itu, keamanan berkendara pun tetap terjamin jika beban yang dibawa sesuai standar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *