Artikel

Ragam Jenis Kampas Rem Mobil dan Beserta Peran Vitalnya

Kampas rem adalah plat yang digesekkan terhadap piringan rem pada saat rem diaplikasikan, sehingga kecepatan mobil melambat. Pada saat Anda menginjak rem, silinder master rem akan mengirim minyak rem yang bertekanan tinggi ke kaliper rem. Setelah itu kaliper rem akan menekan kampas rem agar bergesekan pada discbrake dan memperlambat kecepatan mobil. Seiring waktu, kampas rem akan menipis dan akan menjadi habis. Pada umumnya dan disarankan agar kampas rem mobil harus diganti setiap 30.000 – 35.000 km. Pengereman yang bagus menjadi keharusan bagi sebuah kendaraan. Untuk mendapatkannya, kondisi komponen sistem rem harus optimal. Salah satunya kampas rem yang berperan vital. Kampas rem diperlukan dalam membantu pengereman kendaraan. Terdapat dua jenis sistem rem yang biasa dipakai di mobil, yakni rem tromol dan rem cakram.

Rem Tromol

Rem Tromol merupakan jenis rem lama. Dalam sistem ini, kampas rem terletak di sepatu rem. Ini adalah komponen yang berbentuk mirip lingkaran yang terdiri dari dua buah sepatu dengan bentuk setengah lingkaran. Ketika pedal rem diinjak, kampas rem akan menekan keluar. Kampas rem pun terbuka lebar sehingga bergesekan dengan mangkuk rumah tromol. Gesekan tersebut yang akhirnya dapat membuat mobil berhenti.

Rem Cakram

Di sistem ini kampas rem berfungsi untuk menekan piringan cakram guna memberikan gaya gesek. Hal itulah yang akan menghentikan atau mengurangi laju kendaraan. Karena berperan vital, kondisi kampas harus selalu optimal. Ketika rem sudah terasa terlalu dalam, bisa jadi kampas rem sudah menipis. Selain itu, seharusnya tidak ada suara berisik yang muncul dalam pengereman. Begitu pula halnya dengan keberadaan getaran ketika pedal rem diinjak. Namun, selain kondisinya yang prima, material kampas rem harus bagus agar mampu menjalankan peran vital dalam sistem pengereman. Oleh sebab itu, paham aneka jenis kampas rem akan sangat bermanfaat dalam menentukan pilihan.

Berikut ini ragam kampas rem yang ada di pasaran.

Kampas Rem Organic

Sering disebut kampas rem non-metallic, jenis ini terbuat dari berbagai material berbeda yang dicampur. Biasanya bahannya terdiri dari campuran karet, kaca, karbon, resin, dan bahan lainnya. Kampas rem organic merupakan jenis kampas rem paling lunak. Pengereman dengan kampas ini jadi lebih lembut dan tenang. Bukan hanya itu, kampas mampu mencengkeram cakram dengan baik. Oleh karena itu, kampas rem ini cocok untuk kendaraan harian. Akan tetapi, kampas rem organic lebih cepat aus dibanding jenis kampas rem lainnya. Selain itu, butuh suhu panas tertentu agar performanya maksimal. Namun, jika terlalu panas, ada kemungkinan kampas rem malah kehilangan gaya gesek.

Kampas Rem Semi Metallic

Kampas rem ini terbuat dari metal atau besi, tembaga, dan dilapisi grafit untuk pelumas. Komposisinya berbeda-beda, tergantung dari merek yang dipilih. Berbeda dengan kampas rem organic, kampas rem semi metallic tidak butuh suhu tertentu agar bisa bekerja maksimal. Oleh sebab itu, kampas ini kerap dipakai di kendaraan off-road. Jenis kampas rem ini memiliki kemampuan pendinginan rotor yang cukup baik. Namun, suara pengereman yang dihasilkan bisa lebih keras. Selain itu, gesekannya juga dapat menipiskan tromol. Bahkan, kampas rem ini meninggalkan residu dan debu yang bisa mengganggu. Kendati demikian, dibandingkan dengan kampas rem organic, kampas rem semi metallic lebih pas untuk kendaraan berperforma tinggi. Harganya pun cenderung lebih mahal.

Kampas Rem Keramik

Sesuai namanya, material kampas rem ini berasal dari keramik. Hal itulah yang memberinya keunggulan tersendiri. Dibanding jenis kampas rem lainnya, kampas rem keramik punya daya tahan terhadap suhu panas. Ketika pedal rem diinjak berkali-kali, kampas rem tetap akan berfungsi maksimal. Tidak ada kemungkinan kehilangan performa meski digunakan untuk mengerem terus-menerus. Tidak aneh, sports car sering memakainya. Kampas rem keramik juga cenderung lebih tenang. Tidak ada residu yang ditinggalkan. Karena aneka keunggulan tersebut, jenis kampas rem ini paling mahal. Peran vital rem dan cara kerjanya sudah diketahui. Sekarang tinggal menentukan mau memilih jenis kampas rem yang mana. Pilih saja sesuai kebutuhan dan bujet yang tersedia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *