News & Event

Penyebab Mesin Mobil Bergetar

Hampir sama halnya dengan manusia, jika sedang sakit atau demam sudah pasti tubuh terasa mengigil dan gemetar. Nah jika pada mobil mesin bergetar berarti ada komponen yang tidak beres atau rusak. Gangguan itu sangat menyebalkan, terutama saat menunggu lampu rambu (traffic light), suara mesin terdengar pincang.

Menebak-nebak penyebab mesin bergetar bisa mengeluarkan banyak biaya ketika dibawa ke bengkel. Lain halnya jika Anda sudah mengetahui penyebabnya, Anda tidak bakalan dikelabui mekanik. Beberapa petunjuk di bawah ini mungkin bisa membantu Anda.

  • Busi mati. Mesin seperti pincang, tidak hanya pada kondisi stasioner, tapi juga saat jalan. Biasanya, dari 4 busi ada satu busi yang mati. Solusinya, disarankan untuk mengganti semua busi agar kondisinya sama baik.
  • Distributor rusak. Sistem pengapian tidak sempurna akibat distributor rusak, membuat putaran mesin tidak rata.
  • Koil rusak. Mesin menjadi bergetar, langsung mati dan tidak bisa dihidupkan lagi. Jika kerusakan koil sudah parah, mesin sulit dihidupkan. Maka segera ganti komponen pembangkit listrik ini.
  • Sistem injeksi terganggu. Untuk mobil yang sudah menggunakan sistem pasokan bahan bakar injeksi. Gejalanya, mesin bergetar dengan frekuensi agak jarang dan muncul pada putaran mesin tinggi. Jika kerusakan belum parah atau sekadar terjadi penumpukan kotoran, bisa dilakukan pembersihan dengan kalibrasi ulang nosel injektor.
  • Karburator kotor atau bermasalah. Mesin tidak akan bekerja sempurna dan timbul getaran. Komponen ini memiliki tugas menyuplai bensin ke silinder.
  • Setelah idle dan valve karburator. Ini khusus untuk mobil yang masih memakai karburator. Jika setelan idle terlalu tinggi dan katup karburator tak menutup sempurna, mesin bergetar saat dimatikan. Sebab, kala kunci kontak sudah di-off, mesin masih mendapat suplai bensin. jadi, perlu setel ulang karburator. (Suk.059)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *