News & Event

Jangan Sampai Salah Kapra Dalam Urusan Rem

Melubangi cakram agar lebih pakem
Metode ini biasanya digunakan mekanik berdasarkan desain disc rotor kompetisi yang memiliki lubang pendingin. Celakanya, desain tersebut diterapkan terhadap piringan cakram standar bawaan mobil.

Umumnya, rem depan mobil sudah mengadopsi model ventilasi. Nah, jika piringan rem ini dilubangi tentu sirkulasi udara dapat tidak optimal. Disamping itu, bidang kontak antara rotor disc dengan brake pad semakin berkurang. Efek negatif lainnya, salah melubangi akan menyebabkan disc rotor pecah ketika memuai serta digunakan.

Tidak sama dengan rotor disc kompetisi. Dimana material serta koefisien gesek antara rotor disc dengan brake pad telah diperhitungkan, serta sirkulasi udara di dalamnya.

Mengganti booster rem dengan ukuran lebih besar
Modifikasi ini memang dapat menjadikan sistem rem terasa lebih pakem. Akan tetapi kondisi ini hanya menipu rasa pengemudi belaka. Karena, kemampuan rem tidak berubah hanya usaha dalam menekan pedal rem menjadi lebih ringan. Kondisi inilah yang dianggap performa rem terasa mengalami peningkatan.

Karena, semakin besar ukuran booster rem membuat injakan pedal rem semakin ringan. Produsen mobil telah memperhitungkan besarnya diameter booster dengan bobot kendaraan.

Jangan sampai, mobil dengan bobot ringan, menggunakan booster rem berdiameter besar. Hal ini dapat berdampak terhadap feeling pengemudi. Karena, roda akan semakin mudah terkunci pada saat jalan pada kondisi licin serta menjadikan mobil menjadi hilang kendali.

Tips merawat sistem rem
1. Penggantian minyak rem setiap 20.000 km atau 2 tahun.

2. Jangan menambahkan jumlah minyak rem pada tabung resevoir. Karena jumlah minyak rem yang berkurang menandakan ketebalan kampas rem di kendaraan telah mulai menipis. Kecuali penurunan jumalh minyak rem berlangsung cukup cepat, menandakan telah terjadi kebocoran pada sistem

3. Bersihkan debu dengan menggunakan pembersih rem. Hal tersebut dapat meminimalkan kerusakan rotor disc akibat debu yang terjebak antara brake pad serta rotor disc.

4. Membubut piringan rem bisa dilakukan bila telah terjadi getaran ketika Anda menginjak pedal rem. Tetapi setiap produsen mobil memiliki batas minimum ketebalan dari rotor disc. Maka Anda perlu memperhatikan hal tersebut.

(can14)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.