Artikel, Tips

Jangan Sampai Kekurangan atau Kelebihan Oli

Mengisi Oli sebaiknya melihat pada buku manual kendaraan saat pertama kali dibeli, hal ini kadang terabaikan dan cenderung hanya berdasarkan kebiasaan atau asumsi saja. Kali ini om James mau membahas apa saja dampaknya kalau mobil kamu bisa kekurangan atau kelebihan oli. Cek Selengkapnya yuk!

Apa Dampak Mengisi Oli Secara Berlebihan ?

Jika sudah mencapai huruf F (Full) pada dipstick oli maka akan diprediksi permukaan oli akan terkena hempasan bandul crankshaft yang bergerak saat mesin dinyalakan. Akibatnya oli akan dipenuhi gelembung-gelembung udara dimana gelembung udara dapat mengurangi kemampuan oli melumasi metal dan dapat mengurangi kerja pompa oli dalam mendistribusikan oli keseluruh bagian mesin. Ini mengakibatkan tenaga mesin akan berkurang dan tarikan akan lebih berat yang berdampak pada konsumsi BBM yang lebih boros.

Bagaimana Jika Kekurangan Oli?

Apabila oli terlalu sedikit dalam mesin dibawah huruf E (Empty) pada dipstick oli maka mesin akan lebih panas karena salah satu manfaat oli adalah sebagai penyebar panas dalam mesin yang kemudian panas tersebut diserap oleh cairan pendingin radiator. Hal ini tentunya juga berakibat pada menurunnya kemampuan oli dalam melumasi metal yang bergerak dalam mesin. Suhu oli akan semakin panas dan menyebabkan oksidasi karena residu pembakaran dalam mesin (asam asida) yang tidak terurai dengan baik, lama-kelamaan akan membentuk sludge (lumpur) dan dapat menyebabkan pengikisan pada metal dan yang lebih parah lagi dapat menyebabkan engine stop (cekat).

Dengan demikian, maka sebaiknya mengisi oli tidak melebihi huruf F dan segera tambahkan oli apabila level pelumas sudah berada diantara huruf E dan F hingga mendekati huruf F.Biasakan untuk mengecek dipstick oli setiap minggu secara berkala atau setelah melakukan perjalanan jauh untuk menghindar dari kerusakan mesin dan agar mesin lebih awet.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *