Artikel

Hindari Mengganti Ban Mobil Sebagian

Berjalannya waktu, seiring pemakaian pada saat perjalanan tentu kondisi ban mobil semakin lama akan semakin menurun. Akibatnya, ban mobil akan mengalami penurunan kualitas (botak) sehingga diperlukan penggantian ban mobil. Ada yang menggantinya dengan sebagian, ada juga yang sekaligus diganti semuanya. Jika ingin menggantinya, om James sarankan untuk sekaligus mengganti keempat ban mobil kamu. Lalu Hindari mengganti ban mobil sebagian saja.

Ban mobil merupakan komponen kendaraan yang vital. Bersentuhan langsung dengan permukaan jalan, ban mendukung perjalanan yang nyaman sekaligus kenyamanannya. Oleh sebab itu, ketika kondisinya sudah buruk, ban sebaiknya harus segera diganti. Saat kamu hendak melakukannya, disarankan untuk langsung mengganti semuanya. Empat ban baru harus dibeli sekaligus. Hal ini penting karena hanya mengganti ban mobil sebagian berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan kendaraan. 

Ban yang memiliki kemampuan merata pasti akan lebih seimbang. Performa saat melakukan manuver pun bakal optimal. Jika ada satu atau lebih ban memiliki kemampuan yang berbeda dari yang lain, maka karakteristik traksi bisa berbeda-beda. Akibatnya kendali mobil menjadi tidak seimbang.

Contohnya bagi mobil berpenggerak dua roda. Jika hanya mengganti satu ban, maka akan muncul ketidaksesuaian laju ban. Ban baru dengan tapak yang bagus akan berputar lebih lambat dibanding ban lama yang sudah menipis.

Bagaimana dampaknya? Terdapat kemungkinan ban mengirimkan sinyal yang salah kepada kontrol traksi dan antilock braking systems. Hal ini akan berbahaya bagi sistem pengereman. 

Bukan hanya itu, kalau ban tidak bereaksi sama karena ada satu ban yang lebih lambat atau cepat ketika berakselerasi, manuver mobil bisa terganggu. Pengendalian mobil akan lebih sulit saat dipakai mengerem, menikung, atau berakselerasi.

Oleh sebab itu, hindari mengganti ban mobil sebagian. Lebih baik semuanya langsung sekaligus. Ini bahkan wajib bagi mobil berpenggerak empat roda.

Dalam mobil 4×4 wheel drive, kondisi jalanan berpengaruh. Sistem akan otomatis bekerja optimal di jalanan yang basah dan licin. Namun, jika ada ban dengan kondisi berbeda dibanding yang lain, maka sistem bisa salah mengidentifikasi.

Katakanlah jika hanya mengganti satu ban baru. Maka, ban tersebut akan berputar lebih lambat dibanding yang lain. Ini bisa membuat sistem all-wheel-drive akan aktif di permukaan jalan kering. Pada akhirnya, hal ini bisa memicu kerusakan.

SOLUSI SEMENTARA

Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk mengganti semua ban sekaligus. Namun, jika tidak bisa melakukannya, paling tidak ada dua ban yang diganti. 

Hal ini masih bisa ditoleransi oleh mobil berpenggerak dua roda. Namun, pastikan untuk memasangnya di satu as yang sama. Lalu pasang ban baru tersebut di bagian roda belakang.

Ban baru yang memiliki tapak lebih tebal akan mampu membuang air dengan baik. Ketika melewati jalanan basah, secara otomatis, air dibuang ke belakang. Jika ban belakang kondisinya buruk, maka risiko tergelincir akan lebih besar.

Bukan hanya itu, roda bagian belakang membutuhkan traksi yang lebih baik. Sebab, jika terjadi oversteer di sana, pengendalian mobil akan lebih sulit dilakukan dibanding di ban depan.

Namun, mengganti dua buah ban saja bukan solusi terbaik. Jika ingin perjalanan aman dan nyaman, lebih baik mengganti keempat ban sekaligus. Saat hendak melakukannya, pastikan merek, model, ukuran, dan pola tapaknya sama semuanya.

Perbedaan model dan merek ban akan memicu perbedaan pada daya cengkeram dan putaran roda. Hal ini dapat berakibat pada tingkat keausan yang berbeda, sehingga pengendalian mobil kurang optimal.

Jadi, hindari mengganti ban mobil sebagian. Lakukan pergantian empat ban sekaligus demi keamanan dan kenyamanan kendaraan.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *