Artikel

Cara Yang Benar Merubah Ukuran Ban Mobil Dari Ukuran Standard Pabrik

Halo semua, berikut ini artikel yang akan kita bahas adalah Bagaimana sih Cara Yang Benar dan tepat agar bisa Merubah Ukuran Ban Mobil Dari Ukuran Standard Pabriknya.

Nah guys kalian tau ngak sih, kalo istilah diatas disebutnya untuk memodifikasi ban atau menaikan ukuran ban tersebut bernama PLUS SIZING.

Secara singkat, plus sizing adalah metode untuk menambah dimensi dan ukuran pelek dengan menambah satu tingkat dari ukuran standar atau original equipment (OE).

Dengan menerapkan plus sizing, selain meningkatkan estetika, terdapat beberapa keunggulan yang diyakini bisa didapat. Inilah beberapa di antaranya:

● Meningkatkan traksi dan cengkeraman ban.

● Mempermudah kendali kendaraan saat berbelok

● Melakukan pengeremen dengan lebih baik.

● Ground clearance bisa lebih tinggi.

Beragam keuntungan tersebut membuat banyak pihak yang ingin menerapkan plus sizing. Namun, perlu perhitungan matang ketika ingin melakukan plus sizing. Sebab, ada risiko yang menyertai jika terdapat kesalahan penerapan.

Maka dari itu, pelaksanaannya harus tepat. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhitungkan supaya plus sizing berjalan baik.

TEKNIK YANG BISA DIPAKAI UNTUK MELAKUKAN PLUS SIZING

Plus sizing memiliki beberapa teknik berbeda. Berikut ini adalah beberapa teknik yang digunakan untuk melakukan plus sizing :

● Plus Zero

Teknik plus sizing dengan menggunakan pelek berdiameter sama dengan pelek OE. Namun, ada perubahan pada ukuran ban yang menjadi lebih besar. Selain itu, aspect ratio ban juga diperkecil.

Adapun contoh penerapannya sebagai berikut. Misalnya ban 185/55ZR16 atau dengan velg 16×6” dengan ban 185/55R. Dengan plus zero, ban tersebut akan diganti ke ukuran 195/50ZR16 ataupun ke 205/45ZR16.

● Plus One/Two

Plus one/two merupakan teknik plus sizing dengan menambah diameter ban dan pelek sebanyak satu atau dua inci dari ukuran standarnya. Biasanya ukuran yang dinaikkan dimulai dari 15 inci atau 16 inci.

Ketika menerapkan plus one, maka ban dan pelek 15 inci diganti ke 16 inci. Namun, di plus two, pergantiannya menjadi 17 inci.

Khusus untuk plus two, penerapannya perlu kehati-hatian ekstra. Pilih ban yang berukuran lebih lebar dengan aspect ratio yang lebih kecil. Tujuannya supaya tinggi ban asli tetap dipertahankan dan memperoleh load index yang pas.

Pegang Prinsip Keamanan

Plus sizing memang dimungkinkan. Namun, kehati-hatian tetap perlu diterapkan supaya keamanan kendaraan terus terjamin. Untuk melakukannya terdapat prinsip-prinsip yang bisa dipegang.

Pertama, perhatikan outside diameter (od) atau diameter luar ban yang akan dipakai ketika mengganti pelek ke diameter yang lebih besar. Seharusnya ukurannya harus tetap sama dengan ban OE meskipun pelek diubah jadi lebih besar. Dengan kata lain, ukuran ban baru perlu diperhitungkan dalam pergantian pelek.

Selanjutnya lihat aspect ratio ban. Ketika hendak mengganti pelek dengan diameter lebih besar, maka aspect ratio ban harus lebih kecil. Ini penting bagi kenyamanan kendaraan.

Kemampuan ban tipis atau low profile dalam menyerap getaran tidak sebaik ban standar. Akibatnya getarannya lebih terasa dan kaki-kaki mobil bisa terganggu sehingga cepat rusak.

Bukan hanya itu, diameter pelek dan ban yang lebih besar akan membuat beban putar sistem kemudi lebih berat. Ini dapat berakibat ke keausan gigi kemudi yang lebih cepat. Bahkan tie-rod end, ball-joint, serta bearing roda dapat berumur pendek.

Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk hanya menerapkan plus one dalam plus sizing. Namun, jika masih ingin lebih besar, maksimal gunakan plus two. Adapun ontoh penerapannya sebagai berikut:

Jika mengganti pelek lebih besar dengan memperhatikan aspect ratio ban, maka kenyamanan tetap diperoleh. Selain itu, tidak diperlukan kalibrasi ulang speedometer.

Seperti itulah cara plus sizing untuk pelek dan ban yang tepat. Pastikan untuk melakukannya supaya keamanan dan kenyamanan kendaraan tetap terjaga.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *