FYI

Cara Mendeteksi Kerusakan Power Steering

Cara Mendeteksi Kerusakan Power Steering

Sistem power steering yang terus menerus bekerja pasti akan mengalami kerusakkan bila tidak dirawat. Terutama untuk mobil yang umurnya sudah banyak. Maka perlu diketahui bagian mana dan rasanya bagaimana ketika terjadi kerusakan?

Penyakit yang kerap menimpa perangkat power steering adalah masalah kebocoran yang mengakibatkan minyak berkurang sehingga tekanan juga menurun dan membuat setir berat, bila diputar paksa dan ditahan menimbulkan bunyi yang berdengung

Komponen yang paling kerap mengalami kerusakan adalah sil, biasanya karena peranti ini berumur lama. Tekanan yang terus-menerus membuat sil yang tua bakal robek. Paling sering yang kena yakni sil steering rack, gejalanya setir terasa berat, ada tetesan minyak di bagian bawah mesin.

Paling gampang dengan melihat daerah permukaan rack yang dipenuhi pelumas. Kalau dibiarkan bisa menular ke komponen lain, disebabkan cairannya lama-lama berkurang. Sebelum terlambat ganti yang baru. Jumlahnya 1 set ada 10 buah sil.

Sil yang lain yang juga kerap jebol yakni yang ada pada pompa, gejalanya mirip, yaitu setir berat dan minyak sering habis. Cara mudah mengetahuinya dengan melihat kondisi pompa. Jika disekujur bodinya terdapat minyak, berarti ada kebocoran.

Selanjutnya slang, merupakan peranti penyalur cairan ini jika tertekuk atau sudah getas bisa pecah, akibatnya isi minyak dapat berkurang, bisa juga disebabkan klem-klemannya sudah kendor.

Dapat diketahui dengan melihat ujungnyya, apakah dibasahi oleh minyak atau tidak. Khusus buat pengikat, gunakan yang tidak melukai slang agar lebih aman. Bila kebocoran dicuekin saja dapat merusak kipas pompa, karena tidak adanya minyak yang lewat sehingga ujung kipas tergores.

Jika masih tetap tidak diperbaiki, akan meyebabkan dinding kipas baret pula. Kalau sudah seperti ini tidak bisa direkondisikan lagi, harus ganti baru dan ongkosnya mahal, sekitar 1 jutaan.

Penyakit akibat kurang cairan lainnya adalah as steering rack baret karena tidak adanya pelumasan yang maksimal, serta dapat menjadikan oli keluar. Cirinya, dengan melihat permukaan as dengan membuka karet pelindungnya yang banyak rembesan pelumas.

4 thoughts on “Cara Mendeteksi Kerusakan Power Steering

  1. rudhi berkata:

    Mau tanya gan, mobil saya stirnya utk belok kiri dan kanan berat terutama saat mobil tidak berjalan, namun saat berjalan stir mobil saat berbelok mau kembali dengan sendirinya, apa penyebab stir tersebut berat gan?

    1. Guruh Ediana berkata:

      Selamat siang, kami belum bisa memberikan penjelasan PASTI tentang hal tersebut. Karena teknisi kami belum melihat langsung kondisi mobil. Tapi, kemungkinan terbesar adalah terjadinya kerusakan pada system power steering mobil agan.

  2. Windiarto berkata:

    Setir sy klo belok kanan dan kiri ga mau kembali,harus dibantu apa itu salah satu dri kerusakan power stering,sdh sporing sdh ganti tierod jga masih saja,trmksh infonya

    1. Guruh Ediana berkata:

      Jika seperti itu, kemungkinan ada kerusakan di power steeringnya Pak. Jadi, kami sarankan untuk memeriksa komponen tersebut di bengkel terdekat.

      Terima kasih, semoga bisa membantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *