Artikel, Tips

Begini Cara Mencocokan Ukuran Velg dan Ban Mobil

Halo sahabat om James, balik lagi dipostingan tips nih. Kali ini om James mau kasih tips “Bagaimana cara supaya ukuran Ban dan Velg Mobil agar bisa Sesuai dengan ukuran ban mobil”. Pertama-tama yang harus kamu ketahui adalah kalau ukuran Ban dan velg mobil harus mempunyai ukuran yang sesuai dikarenakan menyangkut keselamatan pengendara. Apabila ukuran offset ban tidak cocok maka akan mengakibatkan bahaya bagi keselamatan pengendara tersebut. Ukuran Ban dan Velg harus benar benar sesuai. Berbeda dengan mobil yang menggunakan velg dan ban OEM (Original Ekquipment Manufacturer ) untuk mobil yang di produksi dan di pasangkan velg dan ban OEM biasanya di gunakan dengan tujuan untuk kenyamanan. Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus diperhatikan :

Perhatikan Kode pada Ban

Setiap Ban mobil mempunyai kode pada setiap ukurannya sebagai contoh ban 185/65 R15 88H. Angka tertulis “185” merupakan lebar telapak ban di ukur dalam satuan milimeter. angka “65” merupakan aspek rasio atau perbandingan antara tebal profil ban dengan lebar telapak ban. 65 yaitu menjelaskan tentang tinggi atau tebal ban adalah 65% dari lebar telapak ban.

Kode “H” adalah merupakan Load Speed dari ban tersebut. Untuk kode “R” disebut juga dengan Radial. Apabila ban kamu berkode “B” maka ban tersebut memiliki konstruksi sabuk bias (bias belted) dan jika “D” konstruksi ban tersebut adalah diagonal (Diagonal Bias).

Selanjutnya angka “15” yaitu ukuran diameter sebuah rim atau velg dalam satuan inci sedangkan angka “88” bermakna tentang beban maksimal yang diizinkan pada ban tersebut. Apabila di sesuaikan dengan standar industri ban maka apabila ban tersebut tertera angka “88” kapasitas beban maksimal sebesar 580 kilogram pada setiap bannya.

Berikut data tabel load index atau beban maksimal ban yang diizinkan :

  • 86 = 530kg
  • 87 = 545kg
  • 88 = 560kg
  • 89 = 580kg
  • 90 = 600kg
  • 91 = 615kg
  • 92 = 630kg
  • 93 = 650kg
  • 94 = 670kg dan seterusnya.

Sedangkan untuk Huruf “H” adalah indikator dari kecepatan maksimal.
Berikut data tabel indikator kecepatan maksinal kendaraan :

  • G = 90km/jam , H = 210km/jam , J = 100km/jam , K = 110km/jam
  • L = 120km/jam , M = 130km/jam , N = 140km/jam , P = 150km/jam
  • Q = 160km/jam , R = 170km/jam , S = 180km/jam , T = 190km/jam
  • U = 200km/jam , V = 240km/jam , W = 270km/jam , Y = 300km/jam

Berikut ini adalah Cara Menghitung Ban Dengan Velg

Sudah Jelas atau belum gan? Hehehe. Kalo misalnya belum, bisa tanya dikolom komentar ya gan.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *