Artikel

Bagaimana Mengatasi Rem Cakram yang Berkarat Saat Musim Hujan?

Dibulan Desember 2020 ini hampir seluruh wilayah di Indonesia mengalami hujan. Hujan yang terus melanda ini sangat mengancam kesehatan mobil kamu saat sedang beraktivitas. Akibatnya, Salah satu bagian dari mobil yang cukup rentan akibat hujan adalah piringan rem cakram pada mobil kamu. kalo diperhatikan, bagian tersebut mudah sekali timbul bintik karat jika dibiarkan lama setelah kena hujan.

Fenomena ini bukan mustahil akan tetapi merupakan hal yang wajar dikarenakan jika air hujan bertemu dengan logam akan menyebabkan logam tersebut menjadi berkarat. Jika karat itu dibiarkan terus menerus tanpa mau diperhatikan dan diselesaikan, tentu saja akan menjadi masalah. Untuk mengatami Rem Cakram berkarat yang menempel pada piringan cakram rem tersebut adalah perkara yang mudah. Yang mengherankan adalah ketika kamu membawa mobil tersebut kembali bergerak, bercak karat di piringan otomatis akan hilang seiring dengan gesekan yang terjadi antara piringan cakram dengan kanvas rem.

Nyatanya, namun jika piringan cakram yang berkarat dibiarkan dalam waktu yang lama sehingga menyebabkan bercak karat yang awalnya muncul menjadi semakin banyak dan akhirnya menyebabkan logam menjadi korosi lambat-laun.

Untuk mengatasi hal tersebut kamu bisa menggunakan cairan penetrant atau cairan pembersih rem agar kotoran serta karat bisa rontok dan jangan menggunakan bensin atau semacamnya untuk menghilangkan karat di bagian tersebut karena akan merusak beberapa komponen yang ada di sana terutama karet seal.

Untuk mencegah munculnya karat pada cakram yang biasanya muncul saat mobil kamu diparkir, solusi yang paling mudah adalah dengan memarkirkan mobil kamu diruangan yang tertutup dan jangan biarkan ditempat yang terbuka. Saat mobil kamu diparkir di tempat yang memiliki atap, perhatikan juga jangan sampai ada cipratan, karena biasanya ketika hujan cukup deras akan menyebabkan munculnya cipratan ke bagian rem cakram jika tembok atau dinding garasi tidak tertutup sempurna.

Ok deh semuanya, lebih baik mencegah ya daripada membiarkannya!

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *